Jumat, 21 Agustus 2009

Gitar Gibson, Cerdas dan Tak Perlu Disetem



ANDA seorang gitaris profesional, atau setidaknya senang bermain gitar? Sebelum memainkan alat musik ini, Anda biasanya harus menyetem dawai (senar) agar menghasilkan kualitas suara seperti diinginkan.

Penyeteman diperlukan karena posisi dawai kerap bergeser. Pergeseran sepersekian milimeter saja sudah cukup untuk mengubah kualitas suara. Itu sebabnya, gitaris dari band-band terkenal pun mesti menyetem gitarnya beberapa saat sebelum pentas digelar.

Sekarang Anda tak perlu repot-repot lagi melakukan kegitan tersebut. Teknologi alat musik makin canggih, sehingga gitar pun mampu menyetem sendiri (self-tuning guitar). Gitar canggih ini bernama Gibson Robot Guitar.

Gitar cerdas yang diproduksi Gibson Guitar Corp, perusahaan yang bermarkas di Nashville, Tennessee (AS), ini memiliki instrumen yang dapat mendeteksi ke-salahan nada sebuah dawai gitar secara otomatis, kemudian langsung mengubah setelan dawai tadi ke pitch nada yang benar.

Mike Peters, vokalis dan gitaris grup musik The Alarm, pernah mendemonstrasikan kecanggihan gitar ini dalam pertunjukan di London, beberapa waktu lalu. Hasilnya sangat memuaskan.

Selain Mike Peters, gitaris yang telah menggunakan peranti tersebut adalah Billy Corgan (Smashing Pumpkins), Matt Bellamy (Muse), Slash (Guns N’ Roses), Jimmy Page (Led Zeppelin), Lenny Kravitz, Eric Clapton, Paul Weller dan Paul McCartney.
Enam Tuning

Teknologi yang digunakan pada instrumen gitar ini diyakini akan segera mengubah dunia teknologi gitar. Gitar cerdas ini bukan hanya membantu para gitaris ternama, tetapi juga para pemula yang kerap kesulitan saat menyetem dawai gitarnya.

Apalagi gitar ini dapat menyimpan enam jenis tuning favorit para gitaris. Tuning yang berbeda dapat disimpan dalam memori alat ini, dan bisa diaktifkan saat dibutuhkan.

Gitar cerdas ini mampu mengenali dan menyimpan tuning asli milik gitarisnya, hanya dengan mengenali suara dawai gitar tersebut.

Untuk mengaktifkan salah satu jenis tuning, Anda hanya perlu menarik salah satu knob gitar, memutarnya ke setelan jenis tuning yang diinginkan (ditandai dengan lampu biru), lalu menekan kembali knob tersebut.

Sebuah sinyal elektronik akan dikirim ke dawai gitar, dan disampaikan ke motor penggerak auto-tuning. Sistem ini digerakkan oleh sebuah baterai lithium-ion yang dapat diisi ulang.

Sang penemu, Chris Adams dari Tronical Gmbh, mengaku terinspirasi oleh rasa frustasinya saat beberapa kali harus menyetem gitar secara manual. Ia lalu melakukan penelitian selama 10 tahun, sampai akhirnya berhasil, dan menjual hak ciptanya kepada Gibson Guitar Corp.

Saat ini Gibson seri Les-Paul sudah diluncurkan dengan harga 2.900 dolar AS (sekitar Rp 26,9 juta). Namun pada tahap awal, toko-toko yang menjualnya hanya diberi jatah 10 gitar saja. Versi perdana tersedia dalam warna blue silverburst.
Powertune System Bagaimana dengan gitaris yang sudah memiliki gitar mahal, dan terutama gitar kenangan yang tak mungkin dilupakannya? Tak perlu cemas, karena Gibson juga menyediakan teknologi auto-tuning —seharga 900 dolar AS— untuk dipasangkan ke gitar lama.

’’Keberadaan auto-tuning sebagai add-on ini dapat membuat gitar mengenali pitch. Kemudian prosesor segera mengarahkan motor penggerak di setiap dawai untuk mengendurkan atau mengencangkan tegangan dawai gitar,’’ kata Chris Adams.

Teknologi robotik yang dibuat Tronical Gmbh dan Gibson Guitar Corp ini
memungkinkan gitar ini dapat melakukan auto-tuning dalam waktu dua detik! Alat yang disebut sebagai powertune system ini dapat dipasang di berbagai jenis gitar elektrik, tanpa meninggalkan cacat.

Biografi Blink 182


Band aliran Punk paling terkenal di saentero dunia tahun 90-an Blink 182, sampai sekarang siapa sih yang ga pernah tau (atau minimal dengar) soal Blink 182.

Adalah Tom DeLonge, Mark Hoppus, ama Scott Raynor para personel yuang sebenernya pertamakali dikenal dengan nama "blink" saja. Album pertama mereka di 1993 berjudul "Fly Swatter"hehe lucunya album ini direkam di kamar Scott kontan ajah kuaitas suaranya jelek banget alias ancur!.trus disusul oleh album "buddha" di 1994 nama Blink 182 mulai digunakan karena ada band lain yang sebelumnya sudah mematenkan nama "blink" angka 182 yang jadi tambahan nama hanya nomor2 acak yang terlintas di kepala personelnya. kesuksesan band ini terangkat pas manggung bareng NOFX dan sebagian lagu2nya jadi lagu tema video skate/surf/snowboard.

Blink baru bener2 punya album beneran di 1994 "Chesire Cat", di tahun ini pulalah pergantian nama dari blink jadi blink 182 terjadi. Tertarik dengan musikalitas Blink, perusahaan rekaman gede, MCA mulai mengontrak mereka, dan meluncurkan albumnya:"Dude Ranch" dan lahirlah 2 lagu hit mereka "josie" serta "dammit" 2 lagu itu melambung di pqringkat teratas charts amrik selama beberapa waktu. Di 1998 timbul Scott yang sudah sangat bergantung dengan alkohol memutuskan untuk rehab dan meninggalkan band untuk rehab dan melanjutkan sekolah. Hilangnya satu anggota tentu butuh pengganti ,Travis Barker mantan drummer Aquabats bergabung.

1999 dengan dirilisnya album:"Enema of The State" sukses mengantarkan Blink ke puncak popularitas, banyak lagu2 dari album itu yang diputar di radio2 dan Mtv untuk waktu yang cukup lama lagu2 macam "Adam's Songs", "All The Small Things" de el el rupanya benar2 mampu dijual kepasaran dan bersaing ama band yang se-genre macam; NOFX,Green Day, dan The Offspring. Tapi nggak semua suka ama perubahan dari Blink 182 ini... fans asli yang mengikuti mereka sejak awal ngrasa kalau lagu2 blink di album itu sudah terlalu banyak terpengaruh oleh unsur pop dan keluar dari rock-punk.

Kesuksesan blink semakin menanjak 2001, mereka melontarkan "Take Off Your Pants And Jacket" kepasar. Mereka juga muncul disampul majalah Cosmogirl dan memenangi "Nicklelodeon Kid's Music Awards". Tom ama Travis juga mulai serius berkecimpung di side-jobnya: Box Car Racer, band dengan aliran musik alternatif.

2002, muncul invasi dari simple-pan, GC, New Found Glory, yang juga turut meramaikan pasar, nggak gentar Blink-182 juga terjun dengan "Blink-182 Untitled" muncul lagu2 paling dahsyat dari Blink:"I Miss You","Down","Feeling This","Always" bener2 nunjukin proses kedewasaan dari band ini ada yang bilang kalo Blink terpengaruh ama musikalitas dari U2 ama The Police.

2005, blink mulai bubar dengan alasan "pengin kumpul bareng keluarga" sebagai perpisahan, dirilis "greatest hits", kini Blink-182 terpecah jadi 2:"+44" yang digawangi Travis ama Hoppus sementara Tom DeLonge di "Angels And Airwaves".

kita tunggu ajah kapan meeka reunian lagi......